Grab Mendapat Dorongan Dana Dari Bank Thailand, Menjadi Super Aplikasi

Grab Mendapat Dorongan Dana Dari Bank Thailand, Menjadi Super Aplikasi


Bank Thailand, Kasikorn, menginfestasikan dana hingga US$50 (lebih dari Rp700 miliar) kepada perusahaan Grab. Hal tersebut menjadi langkah besar bagi Grab untuk meraih status Super Aplikasi setidaknya di kawasan Asia Tenggara.

Pada Kamis pekan lalu, dikutip dari Independent, Grab bermitra dengan Kasikorn Bank (KBank) untuk mewujudkan dompet elektronik baru, serta pembayaran elektronik lewat bank ditunjuk.

Pembayaran alias GrabPay lewat KBank itu bisa digunakan untuk wilayah Thailand. Bergabungnya negara dengan jumlah penduduk 60 juta itu, membuat layanan GrabPay bisa digunakan di enam dari 10 negara ASEAN. Termasuk Thailand, lima negara lain adalah Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Indonesia.

Mengutip dari Independent, pada peluncuran kerja sama GrabPay dengan KBank, Direktur Pengelolaan Keuangan Grab, Reuben Lai, mengatakan tjuan utama pihaknya adalah untuk mempermudah orang-orang melakukan tranksaksi di kawasan Asia Tenggara dengan hanya satu aplikasi.

"Itulah yang kemudian membuat kemitraan-kemitraan ini terjadi," kata Lai.

Grab Mendapat Dorongan Dana Dari Bank Thailand, Menjadi Super Aplikasi

GrabPay by KBank sendiri disebutkan baru bisa digunakan di Thailand pada tahun depan.

Gabungan negara di kawasan ASEAN sendiri memiliki total populasi sekitar 620 juta jiwa.

Di Indonesia, kerja sama untuk GrabPay itu dilakukan dengan Lippo Group lewat fasilitias Ovo.


Seperti dilansir dari Techcrunch, Grab saat ini memiliki valuasi lebih dari US$11 miliar dengan jumlah unduh dan pasang aplikasi mencapai 125 juta kali di delapan negara kawasan ASEAN.

Bicara soal ekspansi dompet elektronik itu, salah seorang direktur Strategy&, Shrish Jain, mengatakan pola bisnis dengan menggunakan dompet digital itu bisa memprediksi sikap dan perilaku pengguna di luar apa yang ditawarkan aplikasi.

"Jika para super aplikasi ini memberikan data yang cukup, mereka akna bisa memprediksi kesepatan yang tepat dan akurat atas apa yang dibutuhkan pelanggan, baik harga maupun produk," ujar Jain.

Grab yang bersaing dengan Go-Jek di Indonesia itu pun dinilai ingin menjadi aplikasi satu pintu bagi para pelanggannya dengan cara mengumpulkan banyak informasi.

Bagi gojek, itu sudah dilakukan dengan membuat Go-Pay selain bisa digunakan untuk pembayaran pengangkutan, juga bisa untuk tranksaksi lain seperti belanja kebutuhan sehari-hari, makan, pelayanan salon, dan pembersihan rumah. Dan, itu bisa dipesankan bukan hanya di Indonesia, juga di negara lain yang sudah ada Go-Jek yakni Thailand dan Vietnam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seekor Sapi Kurban Terjebak di Dalam Sumur

Surat Terbuka dari Heaters Jokowi, Bikin Netizen Mengelurkan Air Mata

Siman dan Triady Gagal Meraih Mendali di Cabor Renang Asian Games