Postingan

Menampilkan postingan dengan label BERITA KRIMINAL

Di Tuntut Agensi BTS Karena Melanggar Hak Cipta Foto Dan Nama BTS, MGM Media Berikan Penjelasan

Gambar
Di Tuntut Agensi BTS Karena Melanggar Hak Cipta Foto Dan Nama BTS, MGM Media Berikan Penjelasan Beberapa waktu yang lalu, MGM Media melakukan pelanggaran hak cipta terhadap nama dan foto milik Bangtan Boys (BTS) . Tindakan ini tidak hanya dilakukan oleh MGM Media di tahun 2019 ini, namun mereka juga melakukan hal serupa di akhir tahun 2018 lalu. Pada Sabtu (5/1) lalu, Big Hit Entertainment mengeluarkan pernyataan resmi terkait pelanggaran hak cipta foto dan nama Bangtan Boys yang dilakukan oleh MGM Entertainment. Agensi tersebut akan mengambil langkah tegas karena tidak bisa mentolerir hal itu. Menanggapi pernyataan Big Hit Entertainment, MGM Media memberikan penjelasan atas apa yang terjadi. Mereka mengatakan tidak pernah memproduksi koleksi gambar BTS seperti yang disebutkan agensi grup itu. Selain itu, MGM Media juga menyampaikan permintaan maaf pada pihak-pihak terkait. Mereka berjanji akan mengatasi kesalahpahaman yang terjadi dengan Big Hit Entertainment. "1. ...

Melody Eks JKT48 Dilempari Kaleng

Gambar
Melody Eks JKT48 Dilempari Kaleng  Melody eks member JKT48 baru saja mengalami insiden kecil, menjadi korban pelemparan kaleng oleh seorang penonton. pristiwa itu terjadi saat melody menjadi juri di sebuah acara. Belum di ketahui apa penyebabnya kenapa tiba - tiba sebuah kaleng terlempar mengarah kepadanya. Lemparan itu memang tidak mengakibatkan Melody sedikit memar dan merasa shock, sehingga langsung menangis usai kejadian. Melody Eks JKT48 Dilempari Kaleng  "Melody sudah tidak apa-apa (dalam keadaan baik)," ungkap manajer JKT48, Rino Sutopo, saat dihubungi wartawan, Senin (22/10/2018). "Dia menangis. (lemparan) menyebabkan luka memar di kepala. Sudah dilaporkan (ke polisi) kok." Sementara itu, pihak panitia juga telah mengamankan pelaku pelemparan kaleng tersebut. Namun, hingga kini belum diketahui motif pelaku menjalankan aksi nekatnya itu. "Kami serahkan (pelaku) kepada pihak yang berwajib. Pelaku sudah diamankan oleh petugas,"...

Haringga Menjadi Korban Perseteruan Buta Kelompok Pendukung Persib Bandung

Gambar
Haringga Menjadi Korban Perseteruan Buta Kelompok Pendukung Persib Bandung   Haringga Sirila , menghentak perhatian berbagai kalangan di Tanah Air. Haringga menjadi korban perseteruan buta antara kelompok pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung. Ironisnya, anggota The Jakmania yang berusia 23 tahun itu menjadi korban pengeroyokan suporter di luar area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu, 23 September 2018, sekitar pukul 13.00 WIB. Padahal, laga dua kesebelasan itu mulai berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Kematian suporter Persija itu menambah deret panjang korban akibat perseteruan antara The Jakmania dan Bobotoh atau penggemar kesebelasan Persib. Sekaligus menambah angka kematian pendukung klub sepak bola di Indonesia. Haringga Menjadi Korban Perseteruan Buta Kelompok Pendukung Persib Bandung Angka kematian suporter sepak bola di Indonesia terus meningkat dalam dua dekade terakhir. Menimbulkan duka mendalam sekaligus harapa...

Lagu sindiran Politik Tajam Jokowi Ada Lirik yang Berbunyi 'ternyata mereka lah yang PKI'

Gambar
 Lagu sindiran Politik Tajam Jokowi Ada Lirik yang Berbunyi 'ternyata mereka lah yang PKI' Sekelompok orang berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam . Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu 'Potong Bebek Angsa' ala Fadli Zon.Secara keseluruhan lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yakni Jokowi . Namun ada lirik 'ternyata mereka lah yang PKI'. Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, menyatakan pihaknya akan mengkaji video itu dari sisi hukum. Namun ia belum bisa memastikan apakah akan melaporkan video tersebut ke pihak kepolisian. "Ngomong gitu ya? Itu biar dikaji tim hukum nanti ya. Ya nanti tahu. Kan ada tim hukumnya," ujar Karding di Kantor Bareskrim, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Meski video itu terkesan menyudutkan Jokowi-Ma'ruf, Karding mengaku pihaknya tak khawatir. TKN Jokowi-Ma'ruf punya st...

Polwan PungLi Rp 450 juta dengan iming-Iming Di Pastikan Lulus Jadi Polisi

Gambar
Polwan PungLi Rp 450 juta dengan iming-Iming Di Pastikan Lulus Jadi Polisi Seorang polwan berinisial mana 'S' di ciduk Polda Jawa Timur. Karena menerima pungli (pungutan liat) sebesar Rp. 450 juta dengan iming iming janji meluluskan proses penerimaan atau rektumen anggota Porli. Kejadian ini di adukan si pembari uang karena tetap gagal jadi polisi. Karo Penmas Divisi Porli Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan tidak pandang bulu dalam menindak anggota yang melakukan penipuan. "Komite pemimpin Porli sangat jelas bahwa setiap anggota, berupa tindakan pidana, pelaggaran disiplin, dan kode etik, akan di tindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku. termasuk kejadian Polda Jatim"tuturnya Polwan PungLi Rp 450 juta dengan iming-Iming Di Pastikan Lulus Jadi Polisi Kini pelaku telah di tangani Bid Propam Polda Jawa Timur, menurt Dedi jika dalam sidang kode etik nanti polwan tersebut akan dinyatakan bersalah, dan hukuman terberat dari tindakan yang di perbuatnya it...

Dua TKI Diculik Oleh Kelompok Tak Dikenal Di Malaysia

Gambar
Dua TKI Diculik Oleh Kelompok Tak Dikenal Di Malaysia  Dua TKI yang berasal dari Kabupaten Majane, Sulawesi Barat. Kedua TKI ini diculik oleh kelompok tak dikenal di perairan Semporna Negri Sabah, Malaysia pada hari selasa (11/09/2018) dini hari. Penculikan ini diduga dilakukan oleh kelompok  bersenjata Abu Sayyaf dari kepulauan Mindanao, Filipina. Staf Penerangan, Sosial dan Budaya Konsulat RI Tawau, Firma Agustina mengungkap, kedua TKI yang diculik tersebut yakni Syamsul Saguni (40) dan Usman Yunus (35) berasal dari Kabupaten Majene. Pihak KRI Tawau terus berkomunikasi dengan aparat keamanan sabah untuk memastikan kondisi kedua TKI tersebut, kata firman. Dua TKI Diculik Oleh Kelompok Tak Dikenal Di Malaysia "KRI Tawau terus menerus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memastikan kondisi kedua TKI yang diculik. Begitu pula dengan majikannya telah ditemui langsung supaya memperhatikan anak dan istri TKI itu soal jaminan kebutuhan sehari-harinya," kata ...

Diduga selingkuh Penis Pria Ini di Potong

Gambar
Diduga selingkuh Penis Pria Ini di Potong Dibakar api cemburu , seorang wanita di Bogor, Jawa Barat, nekat memotong penis kekasihnya . Sebelum memotong alat kelamin, pelaku memukul kepala korban dengan balok hingga tewas. Perbuatan S (40) dilakukan di rumah korban NA (56) di Kampung Dayeuh, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Senin 10 September. Karena merasa bersalah bercampur takut, pelaku menyerahkan diri kepada polisi pada Selasa 11 September siang. "Setelah membunuh, esok harinya pelaku menyerahkan diri," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena, Rabu (12/9/2018). Petugas Polsek Cileungsi yang menerima informasi tersebut langsung menjemput pelaku di Mapolsek Cikarang Barat. Polisi kemudian membawanya ke lokasi tempat kejadian perkara untuk mengecek kebenaran perbuatan sadis yang telah dilakukannya itu. Diduga selingkuh Penis Pria Ini di Potong "Setelah dicek ternyata benar ditemukan sesosok jasad laki-laki tergeleta...

Anggota Porli Menjadi Korban Penjambretan

Gambar
Anggota Porli Menjadi Korban Penjambretan  Anggota Porli atau lebih tepatnya Kepala Unit Kecelakan Lalu Lintas Porles Kediri bernama Iptu Toni Robi, menjadi korban penjambretan di jalan Mataram, Jakarta Timur pada hari selasa 04/09/2018.  Ia datang ke Jakarta dengan rekamnya, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taluk Blitar bernama Iptu Supriadi untuk bertugas di ibu kota. Dan menjadi incaran jambret saat naik bajaj dengan rekannya.  "Saya main handphone di dalam bajaj. Di pepet motor, langsung yang belakang ambil handphone. posisi sama-sama jalan" ujar Iptu Toni saat dikonfirmasi, Rabu (05/09/2018).  Anggota Porli Menjadi Korban Penjambretan  Beliau menggatakan sudah melaporkan penjambretan itu ke Polsek Mataram. saat kejadian mereka sedang menuju ke kawasan senen dari kampung melayu. "Pelaku diduga berjumlah dua orang," ujarnya. Terkait hal ini, Polres Metro Jakarta Timur hingga kini masih melakukan penyelidikan.  "M...